24 September 2016

Lika Liku Anak Kos



Sudah 2 tahun lebih gue menjadi anak kos. Ya, murni anak kos. Yaitu seseorang yang menyewa kamar untuk tempat tinggal sementara. Kalau jaman kuliah dulu gue ngontrak rumah bersama temen gue jadi gue lebih menyebutnya anak kontrakan. #halah

Oke intro yang gak penting.

Gue memulai menjadi anak kos semenjak gue diterima bekerja di sebuah perusahaan di Banjarmasin. Sebenarnya jarak Banjarmasin dan kampung halaman orang tua gue lebih dekat dari tempat kuliah gue dulu di Banjarbaru. Kalo waktu kuliah dulu bisa mencapaoi 2 jam perjalanan naik motor, sekarang hanya sekitar 1 jam perjalanan saja. Yaa lebih deket separo perjalanan gitu lah.

Tapi tetep aja gempor kalo bolak balik gue tiap hari 1 jam naik motor. Bisa berubah posisi tulang belakang gue dari pinggang ke pantat.

Karena itulah gue memutuskan untuk mengkos saja demi kemaslahatan posisi-posisi tulang belakang gue. Dan karena lebih deket dengan kampung halaman, gue bisa pulang tiap minggu atau 2-3 kali sebulan.

Yang namanya anak kos itu harus bisa survival. Terutama hal yang paling utama adalah survival dalam soal finansial. 

18 September 2016

Move On (?)


Kegagalan dalam sebuah hubungan menurut gue merupakan sesuatu yang wajar. Yang gak wajar adalah kita masih meratapi dan mengingat-ingat kenangan maupun orang yang berkaitan dengan hubungan yang telah kandas tersebut.

Move On adalah kata populer anak muda jaman kekinian, yang berarti 'bergerak' dari hati yang lama dan bersedia atau siap untuk menerima hati yang baru. 

Well, menurut gue sah-sah saja sih untuk mengingat-ingat kenangan bersama seseorang di masa lalu. Namun tentu saja harus memenuhi syarat-syaratnya. Begini opini gue :

17 September 2016

Cara Gue Mengatasi Stress


Yang namanya kehidupan, sudah pasti ada yang namanya stress. Kecuali orang gila aja yang gak pernah stress.
Btw orang gila penyebab dia jadi gila awalnya kan biasanya karena stress yak. Jadi orang gila itu sebenarnya dia stress atau nggak sih. Kalo dibilang dia stress, dia seperti gak ada beban hidup atau lagi terkena stress. Tapi kalo dibilang nggak stress, dia kan awalnya jadi gila karena stress.

Lah ini kenapa malah ngomongin orang gila. Okeskip.

Jadi di postingan ini gue akan share kepada kamu-kamu pembaca setia martabakrebus (elah) bagaimana cara gue mengatasi stress sehari-hari. Sekalian sebagai reminder buat diri gue sendiri kalo gue nanti mengalami stress.

Gue akan urutkan mulai dari yang menurut gue paling ampuh dan paling sering gue lakuin hingga ke yang sedikit aneh namun pernah gue lakuin. Oke so lescekidot.!!
  1. TARIK/HEMBUSKAN NAFAS DALAM-DALAM

    Cara ini adalah cara paling simpel dan mudah dilakukan. Setiap manusia (yang hidup) pasti bernafas bukan. Nah sebenarnya dibalik nafas kita yang kita lakukan seumur hidup kita itu, jika kita bisa 'memainkan' nafas kita, akan ada kekuatan dan manfaat tersendiri. Salah satunya untuk mengatasi stress ini.
    Caranya adalah pertama-tama ambil posisi duduk, atau berbaring, atau posisikan tubuh rileks serileks mungkin. Lemaskan semua otot mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Kemudian pejamkan mata.
    Pelahan, tarik nafas dari hidung. Tarik perlahan dan sedalam-dalamnya sampe mentok (?). Nikmati prosesnya.
    Jika sudah mentok, tahan sebentar nafas di dada, sekitar 2-3 detik.Kemudian perlahan-lahan hembuskan lewat mulut. Nikmati prosesnya.
  2. MINUM AIR PUTIH DINGIN
    Cara ini biasa gue lakukan kalo kepala gue panas karena kebanyakan mikir dan mengakibatkan stress. Cara ini terbukti buat gue 'mendinginkan' otak yang terus-terusan bekerja dan membuat rileks.

15 September 2016

English Challenge - Punishment

Okay so this is a punishment post because I forgot to chat in english with my girlfriend.

For the explanation, me and my girlfriend have a "challenge" in a week.
The first one is called English Day. It's an event that we both use english as chatting conversation. Its held in Monday and Thursday in a week. The purpose of this challenge is to "memperkaya" our vocabolary. We don't care about the grammar etc. Just using english. XD

If we forgot about the event, we have a punishment. Nah, this post is my punishment because I forgot to use english in one of my chat sentences. I totally forgot because I am in hurry to tell something to her. So I should post an english article on my blog for 100 words minimal.

I think this is a funny and educational (?) challenge. It can be riching (?) my english vocabolary and make my english conversation become a habit. Let's fight for next week and I hope I am not lose again. XD

5 Mei 2016

Menghargai Hari Libur


Sesuai judul, postingan ini dibuat pada saat tanggal merah 5 Mei 2016. Awal dari sebuah libur panjang yang gak panjang-panjang amat, namun bagi seorang karyawan kayak gue, 4 hari berturut-turut libur (yang sebenarnya cuman 2+1 hari, karena hari sabtu harusnya masuk tapi gue ambil cuti), merupakan sebuah anugerah yang luar biasa setelah di bulan April 2016 yang gersang tak ada tanggal merah kecuali hari Minggu.

Anugerah hari libur, merupakan sesuatu hal yang sangat wajib dan patut disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena pekerjaan sebagai karyawan yang mewajibkan rutinitas yang menjelimet tidak seperti profesi lain seperti menjadi guru,yang libur jika muridnya libur juga (libur semester, libur menjelang bulan puasa, sebelum dan sesudah bulan puasa, dll).

Gue jadi ingat Bapak gue dulu saat waktu gue SMA menyuruh gue
"Kamu jadi guru aja. Liburnya banyak. Kalo muridnya libur, gurunya libur juga."

Karena ditransfer stereotip yang seperti itu, sampai sekarang gue iri dengan profesi guru. Gue bukan iri dengan gaji atau aktifitas menjadi guru yang 'katanya' gampang, gue cuman iri dengan liburnya yang lebih banyak daripada karyawan swasta.

Di sini gue tekankan bahwa gue bukan merendahkan atau menganggap bahwa menjadi karyawan itu lebih baik daripada guru. Gue memahami dengan baik bahwa menjadi guru itu tanggungjawabnya lebih besar, karena sebagai orangtua kedua dari seorang anak manusia, guru bertanggungjawab terhadap pendidikan, pengetahuan, dan moral muridnya saat di sekolah. Di sini gue cuman membahas kuantitas libur, itu doang.

Oke bek tu de topik.